AKU DIHUKUM DENGAN CARA PALING PARAH KARENA AKU G*Y

brebes 5 1

AKU DIHUKUM DENGAN CARA PALING PARAH KARENA AKU G*Y

halo semua Namaku Bella dan Umurku 18 tahun sekitar tiga tahun lalu orang tuaku menghukumku dengan cara terburuk hanya karena aku gaib dan nantinya aku tahu kenapa walaupun erat Aku nggak tahu aku tahu lumayan cepat kalau aku gi Aku punya pertemanan indah dengan laki-laki dan perempuan tapi kalau aku membayangkan pertemuan gemas ditengah jalan dan jodohku bayangan yang keluar itu perempuan aku nggak keberatan dengan ide itu tapi aku juga nggak bilang siapa-siapa aku juga nggak tahu kenapa tapi waktu aku 

Website%20brebes%20selatan%20wajib%20dikunjungi%20(29)

umur 15 aku mulai berharap kalau dulu aku Tutup mulut saja di hari itu aku lagi main di rumah sahabatku Demian Dia tipe anak kelas menengah ke atas yang enggak mau disamakan dengan orang tua kaya mereka Kami sedang berenang sambil bercanda di kolam renang dia lalu dia mendekati Kau menciumku aku coba dorong dia tapi dia terus memaksaku akhirnya saat aku berhasil lepas darinya Dia terlihat marah aku suka sama kamu Bella Demian teriak sah kan itu kayak tuduhan bukan pengakuan dia berhasil memenuhi semua spektrum emosi dari marah jadi benci jadi nangis tersedu-sedu aku merasa kayak dia butuh penjelasan jadi aku mengaku padanya Demian aku gi kreasi dia cuma bilang oh lalu lanjut berenang dan bermain seakan situasi ini enggak pernah terjadi saat pulang di hari itu aku duduk di kamar dan membaca buku enggak terlalu memikirkan apa yang terjadi sebelumnya lalu Ayahku masuk kamar wajahnya terlihat misterius Kamu tahu nggak kayak aku nggak bisa baca pikirannya seakan Dia merasakan tiga emosi yang berbeda secara bersama ini dia bilang ke Mas baju kamu kamu sama ibu kamu bakal jalan-jalan besok ini jelas aneh karena kami enggak sering jalan-jalan tapi aku tahu aku harus nurut sama Ayahku karena dia bisa agak kayak 

AKU DIHUKUM DENGAN CARA PALING PARAH KARENA AKU G*Y

diktator kalau kamu mulai mempertanyakan nya besok paginya ibuku masuk kekamarku dan bilang Kalau kami sudah mau pergi aku coba introgasi ibu untuk tahu kita mau kemana tapi tetap diam Selama perjalanan ibuku yang manis kini diam bagai batu akhirnya kami sampai di institusi janggal yang terlihat seperti campuran perkemahan dan rumah sakit jiwa kami masuk ke dalam kantor dimana wanita paruh baya duduk dan menunggu kedatangan kami Halo karena dia menyapa Ibuku saat aku lihat-lihat ruangan ini aku baru sadar aku merasa jantungku jatuh ketanah aku lihat ibuku yang Bahkan enggak mau menatap mataku wanita ini si konselor tersenyum padaku dengan senyuman edit film horor dan bilang Ikuti saya akan saya Tunjukkan kamar kamu Ibuku bahkan enggak bilang selamat tinggal aku masuk kamar aneh dan duduk di kasur yang sekarang jadi milikku entah sampai kapan Dan Aku berusaha proses bahwa Ibuku baru meninggalkan aku di terapi konversi salah satu institusi radikal yang berusaha memanipulasi dan menyiksa kamu untuk mengubah seksualitas kamu malam itu aku hampir enggak tidur karena aku merasa enggak punya siapapun di dunia ini dan aku tahu aku baru dikhianati oleh sahabatku sendiri sebulan kedepan itu 

 

bagai mimpi buruk aku nggak bisa kontak dunia luar setiap pagi si konselor memberi aku obat nggak jelas yang bikin aku pusing dan lemas lalu aku harus menjalani terapi kelompok yang Intens dimana kami dipaksa untuk menceritakan pikiran intim kami lalu kami dihukum karena itu kami harus belajar Enci diri kita kadang mereka menyuruh kami masuk ke ruangan satu persatu dan memaksa Kami nonton film dewasa di konselor terus bilang padaku kalau aku bakal masuk neraka karena gi tapi aku merasa kalau aku sudah di neraka ternyata ini mulai berhasil tapi bukan seperti yang mereka bayangkan aku memang benci diriku setiap aku lihat cewek lain di Kakbah ini Aku merasa Jijik aku mau muntah atau kabur agar aku enggak memikirkan pikiran yang datang langsung dari mulut iblis waktu aku datang aku berteman dengan satu cewek Selly yang seumuran sama 

 

aku tapi semakin lama kami belajar dikelas mengerikan ini kami jadi membenci satu sama lain satu hari aku dengar dia di kamar mandi dia lagi telponan yang sebenarnya dilarang dia biar bahagia dan amit-amit deh kayak jatuh cinta aku langsung naik darah ini nggak adil Kenapa ada yang bisa merasakan kebahagiaan tapi aku enggak aku lari ke kantor sih konselor untuk mengadu tapi aku lebih kaget saat lihat apa yang terjadi di sana waktu aku mendekat aku dengar desahan bukan desahan seperti doa supaya tidak gi lagi aku buka pintunya dan aku lihat dua wanita di meja ciuman dan menyentuh satu sama lain aku langsung sadar kalau salah satunya itu si concealer tapi satunya lagi terlihat tidak asing bagiku rambut coklatnya yang panjang kakinya yang ramping dan rok warna-warninya yang panjang sepertinya 1 Kota dengar teriakanku aku teriak sangat 

 

kencang sampai dua wanita itu loncat dari meja dan hampir jatuh keluar Della Kami bertiga berdiri dan melihat satu sama lain seakan kami lagi bertarung ala Cowboy menunggu salah satu dari kami mengeluarkan pistol dan menembak si konselor masih berusaha menahan harga dirinya dia duduk di kursi seakan tidak ada yang terjadi wanita satunya Ibuku keluar dari ruangan tanpa melihat ke arahku Tapi kali ini aku nggak akan membiarkannya kali ini aku nggak akan diam dan turutin perintah mereka disaat mereka memenjara ku seakan aku kriminal aku keluar ruangan dan mengikuti buku sepertinya Ibu sudah siap lari tapi aku berhasil menghentikannya Biarkan Ibu sendiri Kamu memalukan Ibu benci sama kamu Ibu bicara sambil menangis hingga sesak nafas Disaat itu aku nggak marah Tapi kasihan Hai Ibu benci aku atau benci ibu sendiri Tanyaku Ibu tahu enggak sih mereka apain Aku disini Ibuku duduk di tanah menangis seperti anak kecil aku nggak pernah lihat ibu sangat kecil ya Ibu juga dikirim ke sini jawabnya kami duduk di lantai sekitar satu jam hingga akhirnya dia menggenggam tanganku dia menenangkan diri dan bilang Ayo aku tinggalkan koperku dan beberapa baju di sana tapi itu nggak penting kami masuk kedalam mobil dan pergi Ibu menyetir 

 

selama sekitar empat jam sampai Ibu berhenti di sebuah motel Aku nggak ngerti aku mulai panik aku pikir apa mungkin Ibu bakal tinggalin aku lagi Ibu minta dibukakan kamar dan kami menginap di hotel Ibu bilang harus bikin rencana ibu takut kalau Kami balik Ayahku bakal melakukan hal yang tak terbayangkan atau memasukkan kami ke institusi buruk lainnya dan itulah gimana aku berakhir tinggal di hotel selama setengah tahun ibuku kerja di hotel sebagai admin dan berhasil menyelesaikan perceraiannya aku nggak ketemu ayahku lagi Aku bahkan gak sempat ambil barang dari rumah karena semuanya dia buang selama beberapa bulan itu aku coba ingat masa kecilku kehidupan sebelum ini semua tampak begitu normal Aku punya banyak teman aku begitu bahagia aku rasa bagian dari tumbuh dewasa adalah mengetahui bahwa hidup enggak sempurna dan orang tua kamu punya kekurangan dan rahasia akhirnya kami berhasil menyewa apartemen kecil aku dan ibu dan aku bisa sekolah normal lagi kami 

 

semakin dekat karena Ibu menceritakan kisahnya gimana perlakuan orang tuanya dan gimana Mereka menjodohkan Ibuku aku berhasil mengatasi apa yang terjadi padaku di kemah dan aku bahkan dapat pacar pertama tahun ini aku ngobrol lagi sama sekali dan kami bahkan membantu dia keluar dari rumah orangtuanya yang kasar aku memutuskan bahwa inilah yang mau aku lakukan membantu orang yang ditinggalkan oleh orang-orang yang seharusnya menyayangi mereka satu-satunya hal yang aku sesali adalah Ibuku enggak pernah dapat dukungan yang dia butuhkan dan melihat ibu sekarang aku takut Ibu nggak akan sepenuhnya menerima dirinya sendiri dan itulah yang pantas diterima semua orang suka cerita tadi jangan lupa share ke yang lain yah semoga bisa menghibur. 

 
Demikianlah artikel brebes.net ini admin buat semoga bisa menambah wawasan dan ilmu baru jangan lupa share artikel ini ke sodara kalian supaya lebih bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *