CARA ABU NAWAS MEMBAWA KELEDAI KE ATAS MENARA TINGGI

2

CARA ABU NAWAS MEMBAWA KELEDAI KE ATAS MENARA TINGGI

Brebes.net – Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Semoga semua kebaikan terlah kepada kita semua amin yaam bukan cuma kali ini saja Abu naas mendapatkan masalah dengan kel kand untuk melaporkan hal ini kepada tuan Hakim Tuan kata buwas dengan wajah serius kodeku sering sekali menghilang dari kandang Aku khawatir nanti ada yang mencurinya tuan tuan Hakim yang sedang bosan dan ingin bersenangangru berenc mengerjai Abu Nawas Baiklah Abu Nawas kata tuan Hakim terseny aku akan mengutus dua prajurit khusus untuk menjaga kelu Tapi ada

syaratnya Apa itu syaratnya Tuan Hakim tanya Bu Nawas kamu harus menemukan cara agar kelede kesayanganku itu bisa naik ke atas menara jawab Tuan Hakim sambil menunjuk ke arah keledenya mendengar itu Abu Nawas hanya terdiam emang dasar Hakim sialan ada rakyatnya yang lagi butuh pertolongan malah dikerjain grutu Abu Nawas setelah Abu Nawas berpikir sejenak lalu ia menganggup Baiklah Tuan him saya akan melaksanakan perintah tuan tuan Hakim membalas bagus Aku senang mendengarnya abuas abu naask tapi aku makannya dengan carakuersah kamu abuwas kamu M dengan Tuan H maka diantlahan hu nawuasah menara Sesampainya di sana Abu

Nawas langsung memukuli kelede tersebut Ayo naik ke atas cepat naik teriak Abu Nawas kelede tersebut tentu saja tidak bergerak sedikitp Tuan Hakim yang melihat hal itu awalnya tertawa terbingkal-bingkal AB Nawas Apa yang sedang kau lakukan geledai itu tidak akan pernah bisa naik ke Menara Nawas katanya sambil tertawa namun Abu Nawas tak Ia tetap saja berteriak sambil memukulnya lama-kelamaan pukulan yang Abu Nawas berikan semakin keras dan kencang sehingga keled Tuan Hakim merintih kesakitan apa-apaan Kamu Abu Nawas kamu bisa membunuh keledeku bentak Tuan Hakim memang itu yang sedang aku lakukan kalau kelede ini mati arwahnya kan pasti akan terbang ke atas Bahkan bukan hanya sampai ke atas menara tapi akan sampai ke atas langit Tuan jelas

ABU NAWAS MEMBAWA KELEDAI

Abu Nawas Tuan Hakim yang khawatir dengan kondisi keledya segera menghentikan perbuatan Abu Nawas tersebut sudah sudahahukup Abu Nawas hentikan perbuatanm Baiklah mulai nanti malam aku akan kirim prajurit untuk menjaga kelu kata tuan Hakim suguh sialasib Tuan hak niatnya ininerai Abu Nawas tapi malah dia yang Ken apesnya kisah selanjutnya memiliki istri adalah ujian jika istri kita cantik makaak ujiannya Bagimana mentinya agar senantiasa menjaga kecantikan itu dari fitnah dan jika tak bisa disebut cantik makaamiyaar dan Menya denganus bahwa allahaat Fis M apa yang ada di Abu naas Miki istri yang adalah karunia sekaligus ujian karunia sebab tak semua lelaki sekelasnya mendapatkan istri secantik itu dan ujian sebab Ia harus menghadapi makar dan godaan laki-laki mata keranjang di kampungnya dan benar saja setelah menikah dengan Abu Nawas beberapa bulan istrinya

pulang dari pasar Seraya menekuk wajah dan Murung sang suami pun mendekatinya Seraya bertanya apa yang terjadi Adinda Mengapa wajahmu sekecut itu sang istri pun mengisahkan apa yang dialaminya katanya di manapun ia berada selalu saja ada laki-laki yang menggodanya saat pergi belja ke pasar silaturahim ataupun keperluan di tempat lainnya mendengar penuturan istrinya Abu Nawas tak menjawab selepas memberikan perhatian secukupnya Abu Nawas pun segera undur rupanya Abu Nawas menemukanusi untuk mengatasi laki-ak I menggoda istrinya Ia pun pergi ke pasar untuk membeli ubi-ubian dan bahan makanan lainnya usai berbelanja Abu Nawas pun langsung mempersiapkan undangan semari memasak hidangan ia mengundang semua laki-laki di kampungnya sebab yang

mengundang adalah Abu Nawas dan di rumahnya ada sosok wanita yang cantik laki-laki di kampungnya pun berbondong-bondong menghadiri undangan sesampya di rumah Abu Nawas dihidangkan ah makanan dari umbi-umbian yang telah diberi pewarna merah hitam coklat putih dan sebagainya tak perlu waktu lama para tamu pun langsung menikmati hidangan dengan antusias mereka juga berhasrat menikmati makanan dengan warna yang berbeda ternyata dari banyak warna itu rasanya sama saja hingga Mereka pun saling berbisik menanyakan rasa hidangan yang dimakan lama mereka berada di rumah itu dan hidangan pun hampir habis salah satu di antara

mereka memberanikan diri untuk bertanya kepada Abu Nawas eh Abu Nawas kami kan sudah lama di sini namun kau tak menyampaikan Apun jadi Apa tujuanmu mengumpulkan kami belum juga dijawab ada orang lain yang menambahkan pertanyaan Terus kenapa Makanan yang kau hidangkan ini rasanya sama semua padahal warnanya tuh beda-beda setelah menghirup nafas sejenak Abu naas pun angkat bicara saudara-saudaraku ketahuilah aku mengundang kalian hanya untuk menikmati hidangan ini dan makan yang berwarna-warna yang kalian makan itu seperti istri-istri kita saat Abu Nawas berhenti sebagian orang yang sering menggoda Istri Abu Nawas pun mulai memahami maksud diangnya mereang ak fisiknya itu beda-beda pungkasnya diiringi keperian beberapa orang yang

merasa tertipu tapi ya mereka kan sama-sama wanita rasanya kan juga sama dan setelah kejadian itu istri Abu Nawas pun kini tidak lagi diganggu oleh laki-laki lain terlepas Apakah cerita ini adalah cerita fiksi atau kenyataan karena hikmah adalah barang hilang seorang muslim di mana ia menemukannya maka ia berhak mengambilnya dan seperti biasa Terima kasih wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh kisah selanjutnya dikisahkan suatu hari Baginda Raja mengundang tiga orang ilmuwan yang paling pintar di kota Baghdad Abu Nawas juga turut serta diundang kemudian Baginda Raja bertanya kepada ketiga ilmuan tersebut he para ilmuwan kalian sekarang sudah membuat penemuan apa saja Ilmuan pertama mengatakan bahwa ia sedang melakukan penelitian membuat benda yang ajaib Apa nama Bendanya itu tanya Baginda Raja saya belum memberinya nama Paduka tapi yang jelas dengan

penemuan saya nantinya orang-orang bisa berkomunikasi meskipun jaraknya berjauhan kata ilmuwan pertama memberitahu Wah hebat sekali kira-kira Kapan benda itu bisa terwujud tanya Baginda Raja saya akan usahakan secepatnya Paduka jawab Ilmuan pertama baiklahuimanya saya makan penelianat benda yang kalah Anya puk apa benda yang k ituanya Paduka dengan benda penemuan saya nantinya orang-orang bisa terbang seperti burung kata ilmuwan kedua luar biasa Terus kapan benda itu bisa terwujud tanya Baginda Raja Kalau ini sih membutuhkan waktu yang cukup lama Paduka mengingat penemuan yang sedang saya teliti bukan penemuan sembarangan ujar ilmuwan kedua Bagus kalau begitu kalau kamu butuh apa-apa bilang saja adaku Lalu bagaimana denganmu tanya Baginda Raja kepada ilmuwan ketiga Saya sedang melakukan penelitian membuat benda yang sangat bermanfaat Paduka jawab ilmuan ketiga oh ya Apa kegunaan benda yang sedang kau teliti itu tanya Baginda Raja dengan benda yang saya teliti nantinya pada malam hari akan terang seperti siang hari ruangan istana akan terang benderang jagada akanun di Gan member wah wah wah sungguhkanah sudah beri nama benda itu dan kira-kira kapan jadinyaanyaajon Ma puk kena ini tah penelian saya belum m tiga dengan tersenyum bangga Baginda Raja berkata

kepada mereka kalian semua memang ilmuwan yang pintar Saya bangga dengan kalian Puji Baginda Raja ketiga ilmuwan tersebut juga saling memuji dengan penemuannya masing-masing sementara Abu Nawas yang sedari tadi duduk terdiam tiba-tiba dikagetkan oleh sebuah pertanyaan eh Bu Nawas Bagaimana denganmu Kamu sudah mendapatkan penemuan apa ledek salah satu ilmuan ah paling-paling juga dia menemukan benda yang bisa membuat keledai bernyanyi Pal ilmuan lainnya spontan Mereka pun tertawa terpingkal-pingkal begitu pula dengan Baginda Raja merasa dirinya dipermalukan Abu naw Sega mengeluarkan jurus jitunya eh penemuan kalian itu gak ada apa-apanya bila diandkan puu oh mwa aku bisa menciptak sebah benda yang aaib di mana dengan benda tersebut orang-orang bisa berjalan menus dindingahkan bukan hanya menus dinding tapi juga bisa menus besi dan kaca abuka ketiga ilmerseb terutendengnya buan sebuah penelitian kata mereka Heh dengar ya penemuan saya itu

gak perlu penelitian bahkan saya bisa membuatnya sekarang tidak seperti kalian disuruh membuktikannya tapi tidak bisa alasannya masih penelitianlah penemuan langk lah Apa itu ujar Abu Nawas Baginda Raja pun merasa penasaran dengan penemuan Abu Nawas bener Abu Nawas kau gak bohong kan tanya Baginda Raja Ben puka yang

Mul jawab abuas dengan nand serius Adapun Ketiga orang ilmuan tadi juga penasaning luar biasa Apa nama benda penemuanmu itu tanya mereka kembali nama Bendanya adalah pintu jawab aunawas cengengesan spontan Baginda Raja tertawa terpingkal-pingkal mendengarnya kurang ajar kita dikerjai Abun Awas kata mereka dengan nada kesal tawa Baginda Raja pun semakin keras melihat reaksi Ketiga orang ilmuwan tersebut dan dengan masih tertawa perieraja berkata kalian boleh lebih pintar daripada Abu Nawas tapi ketahuilah kalian gak akan bisa mengalahkan akal cerdiknya terlepas Apakah cerita ini adalah cerita fiksi atau kenyataan teruslah berbuat kebaikan karena ketahuilah kita mungkin tahu berapa umur kita sekarang tapi tak ada yang tahu berapa sisa umur kita dan seperti biasa terima kasih wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *