Imam Ahmad Vs Seorang Tukang Tua

Gambar sebagai ilustrasi dari situs brebes.net

Imam Ahmad Vs Seorang Tukang Tua | Orang islam wajib tau

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Selamat datang kembali di Brebes.net istighfar atau Astagfirullahaladzim adalah tindakan meminta maaf atau memohon keampunan kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala hal ini merupakan perbuatan yang dianjurkan dan penting di dalam ajaran islam tindakan ini secara harfiah dilakukan dengan mengulang-ulang perkataan dalam bahasa Arab

yaitu Astagfirullah yang berarti saya memohon ampunan kepada Allah seorang muslim menyebut perkataan ini beberapa kali bukan saja ketika meminta ampun dari Allah sebagai doa malah juga ketika dia sedang berbicara dengan orang lain 

Imam Ahmad Vs Seorang Tukang Tua
Imam Ahmad Vs Seorang Tukang Tua

apabila seorang muslim hendak mencegah dari melakukan perbuatan yang salah atau saat ia mau membuktikan bahwa dia tidak bersalah pada satu peristiwa dia menggunakan pernyataan ini setelah salat seorang muslim dianjurkan melafalkan perkataan ini sebanyak tiga kali istighfar dalam filosofi

Imam Ahmad Vs Seorang Tukang Tua

Islam bermakna orang yang selalu memohon ampunan atas kesalahan dan terus berusaha untuk menaati perintah Tuhan dan tidak melanggarnya dalam Islam makna istigfar tidak terletak pada pengucapannya tetapi pada seberapa dalam seseorang yang beristighfar memaknai dan menghayati apa yang ia ucapkan dalam konteks yang lebih jauh lagi agar Ia terus mengingat Tuhan di saat ia

tergoda untuk melakukan perbuatan dosa dan apabila telah melakukan dosa maka istighfar adalah titik baginya untuk bertekad tidak mengulangi perbuatannya banyak sekali manfaat melafalkan bacaan istighfar disebutkan Pada zaman dahulu ada sebuah kisah yang sangat masyhur yaitu kisah dahsyatnya istighfar tukang roti membongkar ke 

mustahilan Rizki dan Allah menjawab setiap doa-doanya dengan cara yang tidak pernah disangka-sangka Bagaimanakah kisah selengkapnya baca artikel ini hingga selesai kisah dahsyatnya istighfar tukang roti membongkar ke mustahilan Rizki Pada suatu hari Imam ah bin hambal atau lengkapnya Ahmad bin Muhammad bin hambal Abu Abdillah Al syaibani yang kelak juga dikenal sebagai Imam Hambali atau Imam Ahmad Salah satu tokoh Imam mazhab Masyur yang juga salah satu murid

Baca juga  Aisyah albaniyah Sang Penulis Produktif dari Kalangan Sufi Perempuan

terbaik dari Imam Syafi’i yang juga tokoh mazhab Syafi’iyah tiba-tiba Imam Ahmad ingin sekali mengunjungi kota Basrah jarak antara Basrah dengan Baghdad yaitu tempat tinggal Imam Ahmad yang sama-sama terletak di Irak menurut perhitungan sekarang adalah sekitar 550-an KM padahal selain usia yang tidak lagi muda saat itu Imam Ahmad tidak ada hajat dan juga tidak sedang ada

janji dengan siapapun dewasa kuatnya dorongan untuk mengunjungi Basara tersebut akhirnya mengantarkan Imam Ahmad untuk pergi sendirian menuju ke kota Basrah dengan berjalan kaki bisa dibayangkan betapa beratnya perjalanan pada saat itu setelah melakukan perjalanan berhari-hari akhirnya Imam Ahmad sampai juga dengan selamat di kota Basrah kebetulan 

ketika memasuki waktu Isya tiba Imam Ahmad pun langsung mengikuti salat berjamaah di masjid pertama yang beliau dapati selesai salat berjamaah dan setelah masjid terlihat lengah karena merasa letih Imam Ahmad bermaksud tidur di masjid tapi tiba-tiba penjaga masjid menegur dan melarang Imam Ahmad untuk tidur di masjid karena memang aturan di masjid ini melarang siapapun untuk

tidur di dalam masjid si penjaga masjid tidak tahu kalau yang dihadapinya adalah Imam Ahmad yaitu seorang ulama besar ahli hadis yang Salih dan Suhud yang namanya dikenal luas di seluruh penjuru Jazirah Arab dan negeri-negeri Muslim lainnya namun sayangnya secara fisik tidak satupun penduduk bahtera yang mengenali beliau dan luar Biasanya karena kerendahan hatinya Imam 

Ahmad juga tidak ingin mengungkapkan jati dirinya ketika Imam Ahmad ingin beristirahat di serambi mesjid kembali si penjaga masjid melarangnya dengan marah-marah bahkan si penjaga masjid sampai mendorong-dorong tubuh tua Imam Ahmad sampai keluar masjid jalan-jalan kebetulan saat itu di dekat masjid ada tukang roti yang sedang membuat adonan roti melihat kejadian itu dari

Baca juga  NAFKAH TAK LAYAK BAB 1

rumahnya dan tukang roti itu pun memanggil Imam Ahmad agar mau singgah dan beristirahat di rumahnya silahkan Tuan menginap di tempat saya tapi tempatnya kecil kata si tukang roti kepada Imam Ahmad Baiklah terima kasih jawab Imam Ahmad sambil masuk ke rumah sederhana si tukang roti Imam Ahmad yang duduk di dekat tukang roti yang tengah asik membuat adonan roti 

ini terus memperhatikan Perilaku tidak biasa dari si tukang roti kalau Imam Ahmad tidak mengajak bicara maka si tukang roti ini akan diam dan terus membuat adonan roti uniknya setiap selesai aktivitas 1 dan memulai aktivitas berikutnya si tukang roti selalu melafalkan istighfar yaitu Astagfirullah hal adzim saat mencampurkan gula mengucap Astagfirullah meletakkan garam

mengucap Astagfirullah memecahkan telur mengucap astagfirullah dan begitu seterusnya si tukang memang mendawamkan ucapan istighfar di setiap aktivitasnya melihat Apa yang dilakukan si tukang roti Imam Ahmad pun tergerak untuk bertanya sudah berapa lama kamu mendawamkan istighfar seperti itu sudah lama sekali 

sejak saya menjual roti sekitar 30 tahun yang lalu jawab si tukang roti manfaat Apa yang kau dapatkan dari amalanmu itu tanya Imam Ahmad lagi Alhamdulillah semua hajat yang saya minta dikabulkan Allah kecuali satu yang masih belum dikabulkan jawab si tukang roti lagi mendengar jawaban si tukang roti Imam Ahmad semakin kagum sekaligus penasaran hingga kemudian bertanya

apa itu yang belum dikabulkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala saya berdoa minta kepada Allah agar dipertemukan dengan Imam Ahmad ulama yang dicintai seluruh negeri jawab se tukang roti dengan jujur demi mendengar jawaban jujur si tukang roti seketika itu juga Imam Ahmad langsung biar Allahu akbar Masya Allah ternyata istighfarmu kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala yang telah menggerakkan hatiku 

Baca juga  Kisah Walid Bin Mughirah Protes Kenapa Bukan Dia Yang Menjadi Nabi

untuk menempuh perjalanan jauh dari Baghdad ke Basrah bahkan sampai didorong-dorong oleh penjaga masjid itu sampai ke Jalan Masya Allah Alhamdulillah Tuan Imam Ahmad giliran si tukang roti yang terperanjat dan langsung memuji Allah Subhanahu Wa Ta’ala begitu mengetahui yang berdiri di hadapannya adalah Imam Ahmad orang yang dimintanya dalam doa-doanya kepada Allah subhanahu

wa taala dari kisah ini kita bisa mengambil banyak pelajaran diantaranya adalah Jangan Pernah Lelah berdoa kepada Allah subhanahu wa taala Karena Allah selalu mendengar doa-doa hambanya cepat atau lambat doa-doa yang dilangitkan akan Allah kabulkanTerima kasih sudah membaca artikel ini jangan lupa share ke yang lainya yah semoga jadi ladang amal kebaikan wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *