Kisah Cinta Sahabat Nabi Yang Mengharukan salman al farisi
4 mins read

Kisah Cinta Sahabat Nabi Yang Mengharukan salman al farisi

Kisah Cinta

Sahabat Nabi Yang Mengharukan

kisah cinta sahabat nabi yang mengharukan bismillahirrohmanirohim Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh sahabat beriman yang dirahmati Allah Salman Al Farisi merupakan seorang mantan budak dari isfahan Persia kisah cinta Salman ini terjadi saat ia tinggal di Madinah setelah menjadi muslim dan menjadi salah satu sahabat dekat Rasulullah pada suatu waktu Salman berkeinginan dan membulatkan hatinya untuk menikah karena sudah waktunya selama ini ia juga diam-diam menyukai seorang wanita sholehah dari kalangan ansor namun ia tak berani melamarnya sebagai seorang imigran ia merasa asing dengan tempat tinggalnya Madinah Bagaimana adat melamar wanita di kalangan 

Kisah Cinta Sahabat Nabi Yang Mengharukan salman al farisi

masyarakat Madinah Bagaimana tradisi ansor saat menghitbah wanita itulah yang ada di pikiran Salman ia tak tahu mengenai budaya Arab tentu saja ia tak bisa sembarangan tiba-tiba datang menghitbah wanita tanpa persiapan yang matang Salman pun kemudian mendatangi seorang sahabatnya yang merupakan penduduk asli Madinah yang bernama Abu Darda ia bermaksud untuk meminta bantuan kepada Abu Darda untuk menemaninya saat mengkhitbah wanita impiannya Mendengar hal itu Abu Darda merasa senang subhanallah walhamdulillah ujarnya begitu senang mendengar sahabatnya berencana untuk menikah Ia pun memeluk Salman dan bersedia membantu dan mendukungnya setelah beberapa hari mempersiapkan segala sesuatu Salman pun mendatangi rumah sang gadis dengan ditemani Abu Darda setiba di rumah wanita tersebut 

Kisah Cinta Sahabat Nabi Yang Mengharukan

keduanya pun diterima dengan baik oleh tuan rumah saya adalah Abu Darda dan ini adalah saudara saya Salman dari Persia Allah telah memuliakan Salman dengan Islam Salman juga telah memuliakan Islam dengan jihad dan amalannya Ia memiliki hubungan dekat dengan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bahkan Rasulullah menganggapnya sebagai ahlubait ujar Abu Darda saya datang mewakili saudara saya Salman untuk melamar Putri Anda katanya melanjutkan kepada walisi wanita untuk menjelaskan maksud kedatangan mereka setelah mendengar perkataan Abu Darda si tuan rumah merasa terhormat tentu saja ia kedatangan dua orang sahabat rasulullah yang pertama salah satunya bahkan berkeinginan melamar putrinya sebuah kehormatan bagi kami menerima sahabat rasulullah yang mulia sebuah kehormatan pula bagi keluarga kami jika memiliki menantu dari kalangan sahabat ujar ayah si wanita namun sang ayah tidak segera menerima lamarannya seperti yang diajarkan Rasulullah ia harus bertanya pendapat putrinya mengenai lamaran tersebut meski yang datang adalah seorang sahabat rasul sang ayah tetap meminta persetujuan Sang Putri jawaban lamaran ini merupakan hak putri kami sepenuhnya oleh karena itu saya serahkan kepada putri kami ujarnya kepada Abu Darda dan Salman Al Farisi sang tuan rumah pun 

 

kemudian memberikan isyarat kepada istri dan putrinya yang berada di balik hijab rupanya putrinya Telah Menanti untuk memberikan pendapatnya mengenai pria yang melamarnya ibunya yang mewakili putrinya pun berkata mohon maaf kami perlu berterus terang katanya membuat Salman dan Abu Darda tegang Menanti Jawaban maaf atas keterus terangan kami putri kami menolak lamaran Salman jawab ibu si wanita yang tentu saja akan menghancurkan hati Salman tak sampai disitu ibunya melanjutkan jawaban putrinya Namun karena kalian berdualah yang datang dan mengharap ridho Allah saya ingin menyampaikan bahwa putri kami akan menjawab ia jika Abu Darda memiliki keinginan yang sama seperti Salman kata ibu si wanita idaman Salman yang diinginkannya untuk menjadi istri namun justru wanita itu memilih Abu Darda yang hanya menemani Salman jika Salman sama seperti pria pada umumnya maka pada saat itu juga hatinya pasti hancur ia akan merasakan patah hati yang teramat sakit namun Salman merupakan pria 

 

sholeh seorang mulia dari kalangan sahabat Rasulullah dengan ketegaran hati yang luar biasa ia justru menjawab Allahu akbar seru Salman Tak hanya itu Salman justru menawarkan bantuan untuk pernikahan keduanya tanpa Perasaan hati yang hancur ia memberikan semua harta benda yang ia siapkan untuk menikahi si wanita itu semua mahar dan nafkah yang kupersiapkan akan kuberikan semua kepada Abu Darda aku juga akan menjadi saksi pernikahan kalian ujar Salman dengan kelapangan hati yang begitu hebat sahabat beriman yang dirahmati Allah demikian kisah cinta sahabat rasulullah yang mulia ini banyak pelajaran yang dapat kita petik dari kisah tersebut ketegaran hati Salman patut dijadikan contoh ia sama sekali tidak kecewa dengan apa yang belum ia miliki meski ia sangat menginginkannya semoga Allah meridhoi Salman dan menempatkannya pada surga yang tertinggi Amin ya robbal alamin

 
Demikianlah artikel brebes.net ini admin buat semoga bisa menambah wawasan dan ilmu baru jangan lupa share artikel ini ke sodara kalian supaya lebih bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *